Browsing: Berita

Kisah Sukses Keluarga Hartono, Penguasa Gurita Bisnis Indonesia

Keluarga Hartono, dengan Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono sebagai figur sentral, merupakan salah satu keluarga terkaya di Indonesia. Keluarga Terkaya mereka berasal dari gurita bisnis yang mencakup berbagai sektor, mulai dari rokok, perbankan, hingga properti.

Awal Mula Kesuksesan dari Djarum

Awal mula kesuksesan keluarga Hartono berawal dari bisnis rokok Djarum. Perusahaan rokok kretek ini didirikan oleh ayah mereka, Oei Wie Gwan, pada tahun 1951. Setelah sang ayah meninggal dunia, Robert dan Michael mengambil alih perusahaan dan berhasil mengembangkan Djarum menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Diversifikasi Bisnis yang Menguntungkan

Keluarga Hartono tidak hanya berpuas diri dengan kesuksesan Djarum. Mereka kemudian melakukan diversifikasi bisnis ke sektor lain, terutama perbankan. Investasi mereka di Bank Central Asia (BCA) terbukti sangat menguntungkan dan menjadi salah satu sumber utama kekayaan mereka.

Selain perbankan, keluarga Hartono juga memiliki bisnis di sektor properti, elektronik (Polytron), dan perkebunan. Diversifikasi bisnis ini membuat mereka memiliki sumber pendapatan yang beragam dan tidak bergantung pada satu sektor saja.

Filosofi Bisnis yang Menjadi Kunci Sukses

Keluarga Hartono dikenal memiliki filosofi bisnis yang kuat. Mereka selalu mengutamakan kualitas produk dan layanan, serta menjaga hubungan baik dengan karyawan dan mitra bisnis. Selain itu, mereka juga dikenal dermawan dan aktif dalam kegiatan sosial.

Generasi Penerus yang Berprestasi

Keluarga Hartono juga berhasil mempersiapkan generasi penerus yang berprestasi. Anak-anak Robert dan Michael Hartono memiliki peran penting dalam mengelola bisnis keluarga dan terus mengembangkan usaha mereka.

Inspirasi bagi Pengusaha Indonesia

Kisah sukses keluarga Hartono menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha di Indonesia. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan diversifikasi bisnis yang tepat, kesuksesan bisa diraih.

Keluarga Hartono juga dikenal karena kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia. Mereka menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang dan turut serta dalam pembangunan infrastruktur. Kesuksesan mereka membuktikan bahwa bisnis yang berkelanjutan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca, terimakasih !

{ Comments are closed }

Tukang Jasuke Cabuli 2 Siswi di Jakbar Ditangkap Polisi

Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap seorang pria berprofesi sebagai tukang jagung susu keju (jasuke) berinisial AG (35 tahun) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap dua orang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Cabuli siswi, pelaku diamankan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa siang, 15 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban. Kasus cabuli siswi ini sontak membuat geram warga sekitar dan pihak sekolah.

Menurut keterangan dari Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Barat, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ani Setiawati, kasus cabuli siswi ini terungkap setelah kedua korban, yang masing-masing berusia 14 dan 15 tahun, menceritakan kejadian yang mereka alami kepada orang tua mereka. Kedua siswi tersebut mengaku telah menjadi korban pencabulan oleh AG saat pelaku berjualan jasuke di dekat lingkungan sekolah mereka. Aksi bejat pelaku diduga telah berlangsung beberapa kali dalam kurun waktu terakhir.

Modus operandi pelaku adalah dengan mendekati korban saat jam istirahat atau setelah pulang sekolah. Pelaku kemudian merayu dan membujuk korban dengan iming-iming tertentu sebelum melakukan tindakan cabuli siswi. Setelah mendengar pengakuan dari anak-anak mereka, orang tua korban tidak terima dan segera melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Barat.

Tim PPA Polres Metro Jakarta Barat yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AG di tempat tinggalnya. Saat penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya cabuli siswi tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku untuk berjualan dan beberapa pakaian korban.

Kepala Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Syahduddi, melalui Iptu Ani Setiawati, menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus cabuli siswi ini dengan serius. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Pelaku yang seharusnya menjadi sosok yang aman justru melakukan tindakan yang sangat merugikan dan menimbulkan trauma bagi anak-anak. Pelaku akan kami jerat dengan pasal tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana yang berat,” ujar Iptu Ani Setiawati pada Selasa sore, sekitar pukul 17.00 WIB di Mapolres Metro Jakarta Barat. Pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan psikolog untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada kedua korban. Kasus ini menjadi peringatan bagi para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

{ Comments are closed }

Mahasiswa UIN Palembang Disundut Rokok-Ditelanjangi Senior Saat Diksar

Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan dugaan tindak kekerasan yang dialami seorang mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang saat mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) yang diselenggarakan oleh senior. Informasi yang beredar luas di media sosial menyebutkan bahwa korban mengalami penyiksaan fisik dan verbal yang mengerikan, termasuk dugaan disundut rokok dan ditelanjangi.

Kabar ini sontak menimbulkan kegemparan dan kecaman dari berbagai pihak, mulai dari sesama mahasiswa, alumni, aktivis pendidikan, hingga masyarakat luas. Tindakan brutal yang diduga dilakukan oleh senior terhadap juniornya ini dinilai tidak manusiawi dan menciderai nilai-nilai pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi rasa hormat dan persaudaraan.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kejadian tragis ini diduga terjadi pada [Sebutkan Tanggal dan Lokasi Diksar Jika Ada]. Korban, yang identitasnya belum diungkapkan secara resmi, disebut-sebut mengalami serangkaian tindakan kekerasan yang merendahkan martabat manusia. Luka bakar akibat sundutan rokok dan tindakan penelanjangan menjadi sorotan utama dalam laporan yang beredar.

Pihak Rektorat UIN Raden Fatah Palembang melalui [Sebutkan Nama Pejabat Rektorat Jika Ada] telah memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Beliau menyatakan keprihatinan yang mendalam atas dugaan tindak kekerasan tersebut dan menegaskan bahwa pihak kampus akan segera melakukan investigasiInternal secara menyeluruh untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Jika terbukti adanya pelanggaran, pihak kampus berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain investigasiInternal kampus, pihak kepolisian juga dikabarkan telah menerima laporan terkait kasus ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Langkah ini diapresiasi oleh banyak pihak yang berharap agar kasus kekerasan di lingkungan kampus dapat diusut tuntas secara hukum.

Kejadian ini menjadi alarm keras bagi seluruh institusi pendidikan di Indonesia untuk lebih memperketat pengawasan terhadap kegiatan orientasi mahasiswa atau Diksar. Standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan pengawasan yang ketat dari pihak dosen dan tenaga kependidikan sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya praktik kekerasan dan perpeloncoan yang merugikan mahasiswa baru.

{ Comments are closed }

Mengenal Undertone Kulit: Kunci Memilih Warna Makeup dan Pakaian yang Tepat

Dalam dunia kecantikan dan fashion, penjelasan istilah “undertone” kulit seringkali terdengar. Namun, apa sebenarnya undertone kulit itu, dan mengapa penting untuk mengetahuinya?

Apa Itu Undertone Kulit?

Undertone kulit adalah rona warna yang berada di bawah permukaan kulit dan memengaruhi bagaimana warna kulit Anda terlihat. Penjelasan Undertone berbeda dengan skintone (warna kulit), yang merupakan warna permukaan kulit yang dapat berubah akibat paparan sinar matahari.

Jenis-Jenis Undertone Kulit

Secara umum, terdapat tiga jenis undertone kulit:

  1. Hangat (Warm): Undertone hangat memiliki rona kuning, peach, atau keemasan.
  2. Dingin (Cool): Undertone dingin memiliki rona merah muda, kemerahan, atau kebiruan.
  3. Netral (Neutral): Undertone netral merupakan kombinasi dari rona hangat dan dingin.

Cara Mengetahui Undertone Kulit

Ada beberapa cara mudah untuk mengetahui undertone kulit Anda:

  • Tes Pembuluh Darah: Periksa warna pembuluh darah di pergelangan tangan Anda. Jika berwarna biru atau ungu, Anda memiliki undertone dingin. Jika berwarna hijau, Anda memiliki undertone hangat. Jika sulit menentukan warnanya, kemungkinan Anda memiliki undertone netral.  
  • Tes Perhiasan: Coba kenakan perhiasan emas dan perak. Jika emas terlihat lebih cocok di kulit Anda, kemungkinan Anda memiliki undertone hangat. Jika perak terlihat lebih cocok, kemungkinan Anda memiliki undertone dingin.
  • Tes Warna Pakaian: Coba kenakan pakaian berwarna netral seperti putih, hitam, atau abu-abu. Jika kulit Anda terlihat lebih cerah dengan warna putih bersih, kemungkinan Anda memiliki undertone dingin. Jika terlihat lebih cerah dengan warna ivory, kemungkinan Anda memiliki undertone hangat.

Manfaat Mengetahui Undertone Kulit

Mengetahui undertone kulit sangat penting dalam memilih warna makeup, pakaian, dan perhiasan yang sesuai. Dengan memilih warna yang tepat, Anda dapat membuat kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya.

Memahami undertone kulit juga membantu dalam memilih warna rambut yang sesuai. Warna rambut yang tepat dapat membuat kulit Anda terlihat lebih cerah dan sehat. Dengan mengetahui undertone, Anda dapat tampil lebih percaya diri dengan pilihan warna yang tepat.

Semoga artikel dapat memberikan manfaat, terimakasih!

{ Comments are closed }

Geger! Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Parkiran Mal Cito Surabaya

Warga Surabaya kembali dihebohkan dengan penemuan mayat pria dalam kondisi bersimbah darah di area parkiran Mal City of Tomorrow (Cito), Jalan A. Yani, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Mayat pria yang diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun tersebut ditemukan oleh petugas keamanan mal pada Senin malam, 14 April 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. Penemuan mayat pria ini sontak membuat panik pengunjung dan karyawan mal.

Menurut informasi awal dari pihak kepolisian, mayat pria tersebut ditemukan tergeletak di area parkir mobil lantai dasar (basement) mal. Kondisi mayat yang bersimbah darah menimbulkan dugaan kuat bahwa korban merupakan korban kekerasan. Petugas keamanan mal yang pertama kali menemukan jenazah segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Wonocolo.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan identifikasi awal terhadap mayat tersebut dan menemukan beberapa luka sayatan benda tajam di tubuh korban. Namun, identitas lengkap korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas atau petunjuk lain di sekitar lokasi penemuan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Muhammad Soleh, S.H., M.Si., saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan mayat pria ini. “Kami telah menemukan sesosok mayat pria di area parkir Mal Cito dalam kondisi bersimbah darah. Dugaan sementara, korban merupakan korban kekerasan. Kami sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan mal dan pengunjung,” ujar Kompol Muhammad Soleh.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan motif di balik kejadian ini dan masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur perampokan atau dendam. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar area parkiran juga tengah diperiksa untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai pelaku dan kronologi kejadian. Polrestabes Surabaya mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan mayat pria ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat. Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan berjanji akan segera mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

{ Comments are closed }

Berantas Narkoba! Polisi Tangkap Pengedar Ganja Bawa 73 Kg di Jakpus

Aparat kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap seorang pengedar ganja dengan barang bukti yang sangat signifikan, yakni seberat 73 kilogram. Penangkapan pengedar ganja ini dilakukan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu malam, 13 April 2025, sekitar pukul 21.30 WIB. Penangkapan ini merupakan hasil dari pengembangan informasi yang diperoleh pihak kepolisian terkait adanya aktivitas peredaran narkotika dalam skala besar di wilayah Jakarta Pusat.

Informasi awal yang diterima pihak kepolisian mengarah pada seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar ganja dengan jaringan yang cukup luas. Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku yang diketahui berinisial AS (38 tahun). Saat dilakukan penangkapan di kawasan Senen, petugas mendapati AS sedang membawa sejumlah karung yang setelah diperiksa berisi puluhan paket besar ganja kering siap edar. Total berat ganja yang diamankan mencapai 73 kilogram.

Penangkapan pengedar ganja dengan barang bukti puluhan kilogram ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah ibu kota. Jumlah ganja yang berhasil diamankan ini diperkirakan dapat menjangkau ribuan pengguna dan berpotensi merusak generasi muda. Pihak kepolisian akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di atas pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol. Indraweny Panji Yoga, S.I.K., M.H., dalam konferensi pers pada Senin pagi, 14 April 2025, membenarkan penangkapan pengedar ganja dengan barang bukti yang sangat besar tersebut. “Kami berhasil menangkap seorang pengedar ganja dengan barang bukti 73 kilogram ganja kering. Ini adalah penangkapan yang signifikan dan menunjukkan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk menangkap jaringan di atas pelaku,” ujarnya.

Informasi Penting Terkait Penangkapan Pengedar Ganja di Jakpus:

  • Waktu Penangkapan: Minggu malam, 13 April 2025, sekitar pukul 21.30 WIB.
  • Lokasi Penangkapan: Kawasan Senen, Jakarta Pusat.
  • Pelaku: AS (38 tahun), diduga pengedar barang terlarang.
  • Barang Bukti: 73 kilogram ganja kering siap edar (dalam sejumlah karung).
  • Pihak yang Melakukan Penangkapan: Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
  • Tindakan Selanjutnya: Pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan di atas pelaku.

Penangkapan pengedar dengan barang bukti puluhan kilogram ini merupakan langkah maju dalam upaya pemberantasan narkoba di Jakarta Pusat. Pihak kepolisian akan terus berupaya untuk memutus mata rantai peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi masyarakat.

{ Comments are closed }

Dua Wanita Tertangkap Selundupkan Narkoba ke Lapas Jogja: Modus Baru Terungkap

Dua wanita berinisial AT (25) dan MS (23) ditangkap petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta karena kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam lapas. Penangkapan ini mengungkap modus baru dalam upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Kronologi Penangkapan

Kejadian bermula saat kedua wanita tersebut hendak mengunjungi salah satu warga binaan di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Petugas yang curiga dengan gerak-gerik keduanya melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat digeledah, petugas menemukan paket sabu yang disembunyikan di dalam makanan yang mereka bawa.

Modus Baru yang Meresahkan

Modus yang digunakan kedua wanita ini tergolong baru dan meresahkan. Mereka menyembunyikan sabu di dalam makanan yang dibawa untuk mengelabui petugas. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan terus mencari cara baru untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lapas.

Upaya Peningkatan Pengawasan

Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Yuliarno, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengunjung lapas. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mencoba menyelundupkan narkoba ke dalam lapas, karena akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Dampak Narkoba di Lapas

Penyelundupan narkotika ke dalam lapas dapat berdampak buruk bagi keamanan dan ketertiban lapas. narkotika dapat memicu kerusuhan dan tindak kejahatan lainnya di dalam lapas. Selain itu, narkotika juga dapat merusak kesehatan warga binaan dan memperlambat proses rehabilitasi mereka.

Tindakan Hukum

Kedua wanita tersebut kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman penjara yang cukup lama.

Kesimpulan

Penangkapan dua wanita ini menjadi bukti bahwa upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas terus terjadi. Diperlukan kerja sama dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk mencegah dan memberantas peredaran narkotika di dalam lapas.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada pihak lapas untuk memperketat pengawasan terhadap barang bawaan pengunjung. Selain itu, diperlukan juga peran aktif dari masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui adanya upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

{ Comments are closed }

Wuku Landep: Makna dan Pengaruhnya dalam Tradisi Jawa

Dalam kalender Jawa, sistem penanggalan yang kompleks dan kaya akan simbolisme, terdapat siklus mingguan yang disebut Wuku. Salah satu Wuku yang memiliki makna arti mendalam adalah Wuku Landep. Istilah “landep” dalam bahasa Jawa berarti tajam, dan makna ini tercermin dalam karakteristik Wuku Landep.

Karakteristik dan Simbolisme Wuku Landep

Arti Wuku Landep memiliki simbol utama berupa keris, senjata tradisional Jawa yang dikenal karena ketajamannya. Simbol ini melambangkan ketajaman pikiran, kecerdasan, dan kemampuan untuk membedakan yang benar dan yang salah. Orang-orang yang lahir di Wuku Landep dipercaya memiliki sifat-sifat ini, serta kemampuan analitis yang kuat.

Selain itu, Wuku Landep juga dikaitkan dengan kemampuan berkomunikasi yang baik. Orang-orang yang lahir di Wuku Landep biasanya pandai berbicara dan memiliki kemampuan untuk meyakinkan orang lain. Mereka juga dikenal karena kejujuran dan integritasnya.

Pengaruh Wuku Landep dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam tradisi Jawa, Wuku Landep dianggap sebagai waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, seperti membuat keputusan penting atau melakukan negosiasi. Wuku ini juga dianggap baik untuk memulai usaha baru atau melakukan perjalanan.

Namun, Wuku Landep juga memiliki sisi negatif. Ketajaman pikiran yang dimiliki orang-orang yang lahir di Wuku Landep terkadang bisa membuat mereka menjadi kritis dan mudah menghakimi orang lain. Mereka juga bisa menjadi terlalu perfeksionis dan sulit untuk menerima kekurangan orang lain.

Relevansi di Era Modern

Meskipun tradisi Jawa semakin tergerus oleh modernisasi, pemahaman tentang Wuku Landep masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Karakteristik yang dikaitkan dengan Wuku Landep, seperti kecerdasan, ketelitian, dan kemampuan berkomunikasi, tetap menjadi kualitas yang dihargai dalam masyarakat modern.

Memahami makna Wuku Landep dapat membantu kita untuk lebih memahami diri sendiri dan orang lain. Selain itu, pemahaman ini juga dapat membantu kita untuk membuat keputusan yang lebih baik dan menjalani kehidupan yang lebih harmonis.

Dalam era modern, pemahaman Wuku Landep dapat jadi panduan dalam pengambilan keputusan dan interaksi sosial, selaras dengan nilai-nilai tradisional Jawa.

{ Comments are closed }

Jelang Hari Raya Polres Jakpus Musnahkan 1.5 Kg Sabu

Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Sabtu, 12 April 2025 – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat menunjukkan komitmen kuatnya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Sabtu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.5 kilogram di halaman Mapolres. Langkah tegas musnahkan sabu ini merupakan hasil dari serangkaian pengungkapan kasus narkoba yang berhasil dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Pusat dalam beberapa waktu terakhir.

Kegiatan musnahkan sabu ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, serta tokoh masyarakat. Proses musnahkan sabu dilakukan dengan cara diblender dan kemudian dilarutkan ke dalam cairan pembersih, disaksikan langsung oleh para awak media sebagai bentuk transparansi penegakan hukum. Barang bukti sabu yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari beberapa kasus penangkapan musnahkan sabu dengan berbagai modus operandi dan melibatkan sejumlah tersangka.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan wujud nyata keseriusan Polres Metro Jakarta Pusat dalam memerangi peredaran gelap narkotika, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri di mana potensi penyalahgunaan narkoba bisa meningkat. Beliau juga mengapresiasi kinerja Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat yang telah berhasil mengungkap kasus-kasus narkoba dalam jumlah yang signifikan. “Kami akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta Pusat demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan dimusnahkannya barang terlarang ini diharap generasi penerus bangsa bisa lebih baik.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam memberantas peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait 1 narkotika. Menjelang Hari Raya ini, Polres Metro Jakarta Pusat akan meningkatkan pengawasan dan razia di tempat-tempat yang rawan peredaran narkoba.

{ Comments are closed }

Polisi Tangkap Ojol Pengantar Sabu di Surabaya

Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan menjadi kurir narkoba jenis sabu. Pelaku yang berprofesi sebagai pengantar sabu ini ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya saat sedang menunggu calon pembeli. Penangkapan pengantar sabu ini dilakukan di kawasan Jalan Raya Gubeng, Surabaya, pada hari Jumat malam, 11 April 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Penangkapan Pengantar Sabu Berawal dari Informasi Masyarakat

Penangkapan pengantar sabu berinisial AR (32 tahun) ini berawal dari informasi yang diterima oleh pihak kepolisian mengenai adanya seorang pengemudi ojol yang kerap melakukan transaksi narkoba di wilayah Surabaya. Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi yang dicurigai. Benar saja, petugas mendapati AR sedang menunggu seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat didekati dan digeledah, petugas menemukan sejumlah paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tasnya.

Barang Bukti Sabu dan Alat Komunikasi Diamankan

Dalam penangkapan ojol tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa paket sabu-sabu dengan berat bruto sekitar 10 gram, satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan narkoba, serta sepeda motor yang digunakan pelaku untuk mengantar sabu. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Pengantar Sabu Terancam Hukuman Berat

Kepala Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Komisaris Polisi (Kompol) Mirzal Maulana, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pelaku AR akan dijerat dengan pasal terkait kepemilikan dan peredaran narkotika sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman untuk pelaku pengantar sabu ini cukup berat, bisa mencapai hukuman penjara hingga 20 tahun, tergantung dari jumlah barang bukti yang diamankan,” ujar Kompol Mirzal saat memberikan keterangan pers pada hari Sabtu siang, 12 April 2025. Pihaknya juga menegaskan komitmen Polrestabes Surabaya dalam memberantas peredaran narkoba di segala lini.

Peringatan Bagi Pengemudi Ojol Lainnya

Kasus penangkapan pengantar sabu yang melibatkan pengemudi ojol ini menjadi perhatian serius. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi ojol untuk tidak terlibat dalam всякого bentuk kegiatan ilegal, termasuk peredaran narkoba. Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap всякого pihak yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba di Surabaya.

{ Comments are closed }